About Me

Cara Menulis Esai

Esai adalah jenis teks yang sudah dikenal sejak tahun 1500-an dan diperkenalkan oleh seorang filsuf asal Perancis bernama Montaigne. Beliau menulis sebuah buku yang mencantumkan beberapa anekdot dan juga hasil observasinya mengenai esai. Cara menulis esai saat ini tentu sudah sangat berbeda dari ratusan bahkan puluhan tahun yang lalu, terutama esai akademik.



Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara menulis esai akademik yang baik dan benar.

Pengertian dan Cara Menulis Esai

Esai merupakan serangkaian tulisan yang mengandung opini dan memiliki sifat yang subjektif ataupun argumentatif. Pandangan-pandangan pribadi atau opini yang disajikan haruslah logis dan bisa dipahami dengan baik. Argumentasi yang disampaikan di dalam esai juga harus didukung dengan fakta, sehingga esai tersebut tidak menjadi tulisan yang fiktif maupun imajinatif dari sang pengarang.

Sedangkan esai akademik adalah sebuah esai yang bersifat argumentatif, yaitu esai yang memberikan sudut pandang terhadap suatu persoalan berdasarkan tinjauan pustaka atau penelitian.

Tujuan Penulisan Esai

Tujuan dari penulisan esai adalah meyakinkan para pembaca dan membuat masyarakat menerima pendapat dari penulis. Pendapat yang coba disampaikan oleh penulis terkait sebuah kejadian harus bisa meyakinkan para pembaca. Oleh karena itu di dalam esai hendaknya disertai dengan data-data. 

Struktur Esai

Esai pada umumnya memiliki struktur yang simpel. Struktur penulisan esai yang baik dalam bahasa Indonesia terdiri atas tiga struktur, yaitu pendahuluanisi atau pembahasan, serta simpulan atau penutup.

Dalam menulis esai akademik, ada beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk menghasilkan esai yang baik. Berikut ini adalah cara-caranya:

1. Tentukan Tujuan Penulisan

Menentukan tujuan dari penulisan dapat memudahkan kita dalam menentukan gagasan serta memilih format esai yang tepat. Salah satu jenis esai akademik yang sangat sering digunakan sebagai tugas sekolah ataupun kuliah adalah esai argumentatif. Esai argumentatif bertujuan untuk memberikan sudut pandang terhadap sebuah persoalan berdasarkan tinjauan pustaka ataupun penelitian.

2. Buat Kerangka Tulisan

Kerangka tulisan digunakan untuk memetakan gagasan. Gagasan dapat dituangkan dalam bentuk daftar kalimat singkat atau mind mapping.

3. Kembangkan Esai Sesuai Struktur

Struktur yang jelas bisa membantu untuk menyampaikan gagasan yang mudah dimengerti oleh pembaca. Pada umumnya, struktur dalam sebuah esai akademik minimal terdiri dari dua bagian utama, yaitu tesis dan argumentasi.

Tesis dirangkai menjadi paragraf pengantar atau paragraf pertama, berisi gagasan-gagasan utama yang akan diusulkan. 

Argumentasi meliputi alasan-alasan dan juga bukti-bukti yang akan mendukung gagasan utama. 

Kita juga dapat menambahkan simpulan di akhir esai untuk merangkum kembali ide-ide yang telah kita coba sampaikan.

1. Setiap Paragraf Memiliki Kalimat Utama

Memulai paragraf dengan kalimat utama akan mewakili fokus dari argumentasi yang ingin disampaikan dan mengandung informasi yang penting. Ikuti kalimat utama dengan berbagai kalimat khusus yang bisa mendukung gagasan yang ingin disampaikan.

2. Gunakan Kosakata Formal dan Objektif

Sebuah esai akademik harus menggunakan gaya bahasa yang formal dan objektif. Hindari kata-kata yang informal serta emosional. Hal ini akan mengurangi kualitas dari esai akademik kamu.

3. Gunakan Bukti dan Contoh yang Efektif

Gunakan bukti untuk mendukung argumentasi dan meyakinkan pembaca. Bukti-bukti ini bisa berupa pernyataan para ahli atau penulis akademik lain yang bisa dikutip dari buku maupun jurnal ilmiah. Perhatikan gaya referensi yang tepat dan juga konsisten.

Nah, itu dia cara menulis esai akademik yang bisa kamu gunakan, buatlah esai kamu sebaik mungkin agar bisa meyakinkan para pembaca kamu dan mendapatkan nilai yang baik. Apakah kamu memiliki pertanyaan mengenai hal ini? Silakan tulis pertanyaan kamu di kolom komentar dan jangan lupa untuk share pengetahuan ini ya!

Source 

Posting Komentar

0 Komentar