About Me

Majas Penegasan atau Pengulangan

IRFAnesia, Majas adalah gaya bahasa yang digunakan penulis untuk menyampaikan sebuah pesan secara imajinatif dan kias. Hal ini bertujuan membuat pembaca mendapat efek tertentu dari gaya bahasa tersebut yang cenderung ke arah emosional. Biasanya, majas bersifat tidak sebenarnya alias kias ataupun konotasi.



Pleonasme, adalah majas yang mengunakan kata-kata secara berlebihan dengan maksud menegaskan arti suatu kata.

Contoh, Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri.

 

Klimaks, adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin menghebat.

Contoh, Baik itu RT, RW, Lurah, Camat, Bupati, Gubernur bahkan Presiden sekalipun, semuanya sama dimata tuhan.

 

Antiklimaks, adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturut-turut yang makin lama makin menurun.

Contoh, Kepala Sekolah, Para Guru beserta murid-muridnya sudah hadir di lapanagan upacara.

 

Retoris, adalah majas yang berupa kalimat tanya yang jawabannya itu sudah diketahui penanya. Tujuannya untuk memberikan penegasan pada masalah yang diuraikannya, untuk meyakinkan, ataupun sebagai sindiran.

Contoh, Siapa yang tidak ingin hidup bahagia?

 

Aliterasi, majas yang memanfaatkan kata-kata yang bunyi awalnya sama.

Contoh, Dara damba daku, datang dari danau.

 

Antanaklasis, majas yang mengandung ulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda.

Contoh, Karena buah penanya yang kontroversial, dia menjadi buah bibir di masyarakat.

 

Repetisi, majas perulangan kata-kata sebagai penegasan.

Contoh, Selamat datang kekasihku, selamat datang bunga hatiku, selamat datang belahan jiwaku.

 

Paralelisme, adalah majas perulangan sebagaimana halnya repetisi, hanya disusun dalam baris yang berbeda.

Contoh,            sunyi itu luka                                       sunyi itu lupa

        sunyi itu kudus                                     sunyi itu mampus

 

Kiasmus, majas yang berisi perulangan dan sekaligus mengandung inversi.

Contoh, Dalam hidup ini banyak orang pintar yag mengaku bodoh, dan orang bodoh yang merasa dirinya pintar. 

Posting Komentar

0 Komentar